Epitaph

Aku baru sadar, ternyata kau bukan sedang mencari kebahagiaan, kau hanya sedang melarikan diri dari tanggung jawab atas semua janji yang gagal kau tepati. Kau terlihat begitu berkelas dengan gaun dan tawa barumu, seolah-olah tanganmu tidak pernah berlumuran darah setelah menyembelih harapanku pelan-pelan. Bagimu, aku hanyalah sebuah kesalahan teknis yang sudah berhasil kau perbaiki dengan kehadiran orang baru itu.


Hebat, ya? Bagaimana caramu tidur dengan nyenyak di atas ranjang yang kau bangun dari puing-puing hatiku? Bagaimana rasanya mencium bibir seseorang yang baru, sementara di sela-sela gigimu masih tertinggal sisa-sisa sumpah mati yang dulu kau ucapkan padaku? Kau benar-benar seorang pemenang; kau pergi membawa seluruh warisan cinta kita, dan meninggalkanku dengan hutang rasa sakit yang tak sanggup kubayar sampai mati.


Jangan pernah berani menyebut namaku dalam doamu, karena Tuhan tahu kau hanya sedang mencoba menyucikan dosa yang kau buat sendiri.

Kau bilang kau ingin mencari seseorang yang "seperti aku," tapi nyatanya kau hanya butuh seseorang yang bisa kau tipu dengan cara yang sama.

Terkadang cinta memang bertahan, tapi dalam kasusmu, cinta hanyalah sebuah topeng untuk menyembunyikan sisi pengecutmu yang tak sanggup bertahan dalam kesederhanaan.


Silakan, cari saja seseorang yang kau anggap "mirip denganku." Cari saja seseorang yang bisa kau jadikan pelampiasan atas egomu yang tak pernah puas. Aku akan tetap di sini, menjadi kutukan yang paling sunyi di setiap langkahmu yang kau anggap suci. Aku akan menjadi bayang-bayang di setiap pelukan barumu, mengingatkanmu bahwa kebahagiaan yang kau bangun di atas hancurnya orang lain adalah kebahagiaan yang paling rapuh di muka bumi.


Hiduplah dengan baik, Wahai–pengkhianat yang paling rapi. Semoga dia yang sekarang bersamamu tidak pernah tau bahwa di balik senyum manismu, ada seorang pembunuh berdarah dingin yang baru saja menghabisi nyawa seseorang yang pernah menganggapmu sebagai dunianya.


Cinta itu tidak pernah menyakitkan, yang menyakitkan adalah caramu menggunakan kata "cinta" untuk menghancurkan hidup orang lain tanpa sedikit pun rasa sesal.

 

Bogor, 22/01/26

Abad.i

Catatan by me : selamat  atas hidup barumu, silahkan melangkah diatas makam-ku


Komentar

Postingan populer dari blog ini

π™·πšŠπš’, π™³πšŽπšœπšŽπš–πš‹πšŽπš›.

Terimakasih Desember