Pancasila duka

 *PANCASILA DUKA*

-------------


Di negeri ini, tanah air tercinta,

Pancasila dulu sakti, kini terlecehkan di meja-meja hitam,

oleh para pejabat busuk, berwajah mirip malaikat,

tapi berjiwa iblis busuk, menjilat berdoa di depan kamera —

sementara di balik layar, merampok, menghancurkan harga diri bangsa.


Janji kemerdekaan, hak asasi, keadilan, persatuan—

hanya menjadi setumpuk kata basi, yang diperas dan dijual murah

oleh mereka yang mengklaim pemimpin,

tapi tak lebih dari maling berdasi, pencabut mimpi rakyat kecil.


IDEOLOGI MASA KINI:

               P.A.N.C.A.S.I.L.A

1. Tuhankan para penguasa. 

2. Kemanusiaan abadi, khusus untuk para pencuri dan pelahap harta. 

3. Persatuan investor serakah. 

4. Kerakyatan Hanya sandiwara tipu daya, yang memusyawarahkan penindasan. 

5. Keadilan sosial Eksklusif untuk kelas atas. 


Di ruang rapat mewah, mereka bersilat lidah,

mengoyak-ngoyak harga diri, menipu dengan senyum palsu.

Rakyat teriak minta keadilan, malah dicungkil haknya,

suara mereka dibungkam dengan janji-janji hampa dan peluru kebohongan.


Di mana moral Pancasila? Hilang dalam asap uang haram.

Di mana kebenaran? Terselip di balik tumpukan amplop dan kontrak bawah meja.

Pejabat busuk menari diatas penderitaan rakyat,

merasuki negeri ini bak virus ganas yang terus menyebar.


Tapi dengarlah! Ini suara amarah KAMII yang membakar dalam kalbu,

bukan hanya bisikan, tapi raungan badai yang akan menghancurkan!

Kami bukan iblis makan debu, 

kami bara yang siap membara, membakar lembah kebohongan sampai habis tanpa sisa!!! 


Bangkitlah dari reruntuhan, musnahkan penindasan,

koyakkan topeng pengkhianat, hancurkan kerajaan dusta!

Pancasila bukan titipan busuk untuk dijadikan korban,

tapi panji perjuangan yang membakar langit gelap kebobrokan!


Ingat! Mereka akan tumbang oleh gempuran nurani,

oleh lidah pedas kebenaran yang membelah bisu,

oleh tangan-tangan rakyat yang tak gentar berdarah,

membangun kembali bangsa, dari abu kebusukan!

--------

π™±πš˜πšπš˜πš›, 11/05/2025

Abad.i

Komentar

Postingan populer dari blog ini

π™·πšŠπš’, π™³πšŽπšœπšŽπš–πš‹πšŽπš›.

Terimakasih Desember